Jumat, 23 Mei 2014

Dadolova

Cerita yang takkan pernah ada habisnya, cerita yang takkan pernah ada ujungnya, dan cerita yang selalu mengalir, lagi lagi tentang kamu, dan  lagi lagi selalu kamu. Bagaimana lagi rasanya menggambarkan rasa yang sebegitu hebatnya saat ini, ratusan kata nya mugkin tetap takan mampu mewakili seluruh jiwa yang selalu haus akan namamu, haus akan bayangmu dan haus akan rindumu..

Aku bukannya seorang yang katanya sedang dimabuk cinta, tapi aku  yang sedang 'sadar' akan namanya cinta.. Cinta yang memilih untuk duduk diantara kita, tanpa perlu ada kata mengapa dan bagaimana.  Kasih yang selalu hadir ditengah tawa dan doa, kasih yang selalu hadir ditengah rindu dan renungan, bahkan kasih yang selalu hadir ditengah emosi dan amarah. Itulah kita, begitulah kita, seperti itulah kita, 



"Aku ingin menjadi sesuatu yang mungkin bisa kau rindu, aku ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu, aku ingin kau tau bahwa ku selalu memujamu, tanpa mu sepinya waktu merangkai kasih, bayangmu seakan akan.. Kau seperti nyanyian dalam hatiku yang memanggil rinduku padamu, seperti udara yang ku hela kau selalu ada"
-D-



Rabu, 21 Mei 2014

Segelitik Bincang


Aku menggelitik di sunyinya senja
Menerawang jauh saat saat waktu tak mampu menangkap kita, dulu ..
Saat Tuhan belum menghendaki jalan kita
Saat Tuhan belum mulai bertindak
Saat Tuhan belum memberikan waktu tepatnya ..
Berapa kali aku terjatuh untuk rasa yang saat ini aku genggam..
Berapa lama aku terlena dalam gulananya rasa ..
Hingga perlu ditampar oleh rasa dari cinta yang berbeda ..
Semakin merasa enyah saat itu kuasaNya ..
Enyah karena aku terlampau sulit untuk menghadapinya seorang diri ..
Dan mesin masih perlu di uji ulang hingga benar benar 'pantas' mendapat rasa yang setimpal ..
Aku tidak menyalahkan segalanya, segalanya yang Tuhan gariskan dalam hidup ku ..
Rencananya yang kadang berbelit-belit namun indah ..
Seperti apapun kelokan hidupku kemarin
Yang akhirnya saat ini Tuhan menemukan jalan ku, dan jalannya :')
Boleh aku bicara ?

Atas restuNya aku mencintaimu 'jendral'
 ~D~

Rabu, 07 Mei 2014

R-a-s-a

Kamu seolah meninggalkan ku tanpa jejak ..
Tanpa jejak untuk merenung, tanpa jejak untuk berpikir ..
Rindu yang tanpa tapak, kasih yang tanpa suara, dan cinta yang tanpa bentuk ..
Segalanya tentang mu yang tanpa perlu dijelaskan oleh 'mengapa'

Tatap yang tak lagi berjarak ..
Nafas yang perlahan ..
Harum yang merasuk..
Detik yang tak lagi berbunyi..
Ini anugerah terkasih yang paling membahagiakan ..

Harus ku ucapkan kepada siapa lagi atas kehadiran makhluk yang satu ini ..
Kehadirannya mengisi penuh ruang sepi dan sela sela kosong dari dasar yang terdalam ..
Rasa ini terus mengalir tanpa jeda, tanpa waktu, dan tanpa saat ..
Rasa yang bahkan nyaris sempurna ..
Karena rasa memilikimu (D)

Jumat, 02 Mei 2014

Coretan Ibu Pertiwi



Senja tadi ku tengok langit yang kemerahan
Aku bertanya pada negeri ini..
Andai negeri ini seelok senja sore tadi
Kemerahan yang seolah menunjukkan jati diri lain dari biru yang biasanya
Apakah negeri ini memiliki sisi lain yang belum terjamah ?

Riwayat sejarah yang bergulir terus dipahat kepada mereka yang hendak membangun negeri
Mungkin berharap esok nanti akan ada yang muncul tanpa perlu diutus
Mereka yang menjadi pemantik semangat asam manisnya kehidupan

Aku punya sedikit cerita tentang uniknya negeri ini..
Negeri dengan segala bentuk hiruk pikuknya
Negeri yang lucu, tapi tidak untuk ditertawakan
Lucu yang membuat hati teriris, lucu dengan tangis yang tertahan
Sebagian dari mereka yang menjerit, hanya dibalas dengan buaian janji
Untuk apa para pesohor itu duduk dibalik nama ibu pertiwi ?
Bangga dengan mengatasnamakan keadilan, tapi padahal semakin menginjak penderitaan
Hai Bung, cobalah sedikit tengok keatas..
Langit yang begitu luas, tidak pernah habis warna birunya
Semuanya sama, rata, dan terjamah dengan mega yang cantik

Semesta sudah cukup mengisyaratkan ..
Tuhan tidak semena-mena menganugrahkan negeri ini
Negeri yang cantik dengan segala kedinamisan hidup
Dikemas rapih dalam satu jalur khatulistiwa, dengan pola lintang dan bujur yang sejajar
Ada suatu dimensi lain di negeri ini yang lebih dari unik






Sabtu, 26 April 2014

Mengalir Tanpa Jeda



Detik ini aku begitu menyimpan kerinduan yang teramat dalam, namun sulit untuk di lepaskan terlebih lagi untuk di ungkapkan .
Klimaksnya akhirnya aku memutuskan untuk menulisnya disini, pikiranku menerawang jauh menyentuh dimensi yang tak dapat lagi ku sentuh ..
Semuanya begitu indah, andai waktu bisa ku putar kembali , ingin rasanya kembali pada saat itu, saat dimana aku belum tersadar betapa bahagianya aku betapa beruntungnya aku saat itu, memiliki superhero yang luar biasa, yang selalu ada untuk menjagaku lebih dari 24jam ..
Yaa, ayahku ..

Teringat sangat jelas berapa belas tahun yang lalu tentang hidupku . hidup menjadi seorang putri yang selalu dimanjakan oleh rajanya ..
Setiap jenis barang yang ku inginkan, meski tak berani untuk aku ungkapkan, rupanya ayah selalu mengerti tentang diriku, bagaimana aku, apa kesukaanku, apa yang tidak aku sukai, apa warna favoritku, apa impian-impian kecilku, apa makanan kesukaanku, apa kebutuhanku, apa mauku, apa potensi ku,  bagaimana sifatku, bagaimana kelakuanku, bagaimana watak ku, bagaimana perkembanganku, bahkan tau bagaimana keegoisanku serta bagaimana yang aku rasakan .. Sehingga teman-teman ku selalu iri denganku mempunyai ayah yang selalu ada setiap saat untuk putrinya, saat pembagian rapot di sekolah, saat pergi dan pulang sekolah, saat pergi main dengan teman-teman ku .. Tidak seperti kebanyakan ayah lain yang sibuk dengan pekerjaannya ..

Ayah juga bekerja, tapi di sela sela waktu kosongnya, selalu menyempatkan waktunya untukku, meski sekedar menjemput putrinya disekolah, dan harus kembali lagi ke kantor sebelum jam istirahat selesai..
Rasanya sangat tidak rela membiarkan purtri kecilnya ini seorang diri ..
pekerjaan ayah berat, harus selalu pergi ke luar kota hampir setiap minggu dalam beberapa hari, tapi beliau enggan meninggalkan putrinya seorang diri, meskipun itu harus setiap hari pulang pergi ke luar kota demi mengantar putrinya ke sekolah terlebih dahulu ..
aku ingat bagaimana ayah berkata saat beliau memang tidak bisa menjemput ku , "Ayah hari ini dinas ke luar kota, jadi ngga bisa jemput dulu, nanti inge pulangnya sendiri naik angkot hati hati, kabarin ayah kalau ada apa -apa". Kalian tau berapa usiaku saat itu ? Remaja yang duduk di kelas XI SMA ..

Semuanya sudah menjadi kenangan dan tinggalah sebuah cerita, yang sewaktu waktu selalu terputar seperti saat ini .
Dulu aku selalu membayangkan, bagaimana hidupku tanpa ayah .. Tapi aku enggan membayangkan sedikit pun, semisal apapun, karena begitu takut, takut jika saat itu benar-benar terjadi .. 
Tapi sekarang, semua ketakutan yang aku rasakan dahulu, benar-benar terjadi .. Mungkinkah Tuhan tidak mengabulkan doa-doa ku ?
Abstrak, sulit rasanya menjelaskan hidupku tanpa ayah saat ini ..
Sulit harus memulainya bagaimana, sulit harus menjalaninya, sulit untuk menyemangatinya kembali, sulit memperbaiki kepingan hidup yang sudah pecah .. masih belajar merangkak seperti memulai semuanya dari nol .. berjalan sendiri tanpa mempunyai arah dan tujuan ..
Tapi setidaknya, 'Aku harus bangkit, meskipun itu dengan tertatih'

Jumat, 25 April 2014

Keraguan

Ada yang bertanya? mengapa Kupu-kupu mengisap bunga ..
Ada yang bertanya? mengapa burung memilih bersarang di pohon ..
Ada yang bertanya ? mengapa bulan selalu dengan bintang ..
dan ..
Ada yang bertanya, mengapa aku memilihmu ?
Satu pertanyaan yang tidak patut untuk dijawab, apalagi untuk ditebak..
Kalau semuanya itu butuh alasan, apa ada yang bisa menjelaskan fenomena tersebut ?
Seandainya setiap cinta yang datang itu bisa cukup untuk dijelaskan karenanya, apakah masih akan bertanya dengan pertanyaan yang sama ?

Tanpa butuh alasan aku mencintaimu, tanpa butuh alasan aku menyayangimu, tanpa perlu alasan aku memilihmu ..
Kalau masih ada yang tetap ingin bertanya, jawabanku kokoh karena ..
"Cinta yang memilih untuk duduk diantara kita"

Kamis, 24 April 2014

Berbincang Pada Senja



Kau raih tanganku di senja tadi ..
Katakan pada semesta, saat ini waktu adalah milik kita, oleh kita, dan untuk kita..
Meronanya langit bahkan tak mampu terlihat dibalik wajahku ..
Wajahku pun menyerah, menunjukan jati diri sosok yang terpesona,
Terpesona pada makhluk yang kini ada didepan ku 

Setiap garis wajah yang ku lihat, sebanyak itulah aku mengucap syukur..
Syukur yang tiada tara atas segenap rasa, waktu, dan sosok yang saat ini tengah ku genggam ..
Langit pun seakan berisyarat penuh kebahagiaan ..
Menertawakan dua makhluk dalam dekapan asmara ..
Aku mencintaimu sebesar rasa kau mencintaiku ..
Kalau saja senja tadi pun punya hak bicara ..
Tentang rasa, cinta, dan kasih sayang kita ..
Mereka pun siap untuk bersaksi .,

Aku memilikimu tanpa jeda
Aku menyayangimu tanpa henti
Aku mencintaimu tanpa batas
Seluas langit, seluas laut, seluas daratan, dan seluas kesempatan Tuhan memilihku untuk tulang rusuk mu yang hilang :)
-D-