Tidak baik didiamkan terus menerus. Setiap kali seperti ini memang harus ada tempat untuk mengutarakan, entah itu dimana dan dengan siapa. Bahaya kalau terus menerus. Emosi ataupun luapan sesaat sebenarya bisa ditangani dengan dingin.
Ya harus bisa..
Jumat, 06 Desember 2013
Sedang Tidak Stabil
"maaf, hanya ingin menjadi yang tidak biasa. ibarat kata, sedikit special atau istimewa dibandingkan dengan 'hal' yang lain. dalam apapun dan bagaimanapun kondisinya, meskipun itu tidak perlu diucapkan atau dibahasakan, setidaknya terlihat dari niatnya saja, sudah lebih dari cukup" -wanita-
Kamis, 05 Desember 2013
'Menyelam'
Kalau saja saat saat seperti ini bisa dengan mulus menikmati segenap prosesnya. Tidak lagi ada makna mengeluh ataupun penyesalan.
Menerima bukan berarti pasrah dengan keadaannya, tapi cermat menyimak apa yang terjadi tentang progres selanjutnya. Melangkah pasti nan perlahan satu satunya solusi saat ini.
Saya yakin bukannya yang bersangkutan itu tidak mendengar, bukannya tidak merasa, atau bahkan tidak melihat.
Yang lupa kita tahu, apa yang dirasa tahu belum tentu bisa semuanya dapat diungkapkan, dibahasakan, ataupun di ekspresikan..
Dalamnya hati seseorang, tidak ada yang pernah tau, bisa jadi sedalam dalamnya samudra samudra di luar sana ternyata akan jauh lebih dalam lagi jika belajar menyelami hati seseorang. -saya-
Rabu, 04 Desember 2013
Peran
"Masih tersimpan satu rasa penuh yang menahanku untuk tetap di peran ini, peran yang seringkali tidak terlalu mendapat perhatian.. Tapi kepercayaan bahwa suatu saat nanti pasti akan berbunga"
Semoga
Saat kamu sudah berhasil menemukan titik itu dengan ku disini, semoga aku masih dengan rasa yang sama, rasa yang sengaja ku bungkus rapih, tanpa perlu menandai tempatnya dimana, tanpa perlu menjelaskan kearah mana kita sekarang. Tapi membiarkanmu menuntun semuanya saat itu.
-semoga tidak akan lama-
-semoga tidak akan lama-
Andai
Telepati, yaa kalau saja telepati itu benar benar nyata adanya, diantara pihak ini jarang terjadi 'miss feeling'
Sebenarnya, 'kepedulian' adalah hal yang cukup menjadi hal utamanya keberlangsungan sebuah komitmen .
Kalau saja kamu mau belajar lebih dalam sedikit saja, itu sudah lebih dari cukup .
Cukup untuk membahagiakan sosok yang seharusnya bahagia karenamu .
Karena sesungguhnya, sebagaimanapun adanya kamu, itu adalah kamu .
Rasa di Desember
Sunyi yang menyeruak kini, sebenarnya bisa mudah ditepis dengan beberapa alfabet saja .
Tapi kamu memilih enggan dan mengambil alih kemudinya .
Kamu bukanlah kapal yang mudah terbawa badai bukan ?
Buktinya, sudah sewaspada ini masih tepat sesuai arah bidikan .
Entah berapa joule energi 'kokoh' yang kamu punya .
Sedemikian keadaannya pun, justru semakin menaikan gas nahkodanya .
Rasanya ingin cepat maju menerjang sekaligus, agar semua ini mudah terlewati .
Kamu sangat percaya, setiap benda punya karismatik tersendiri. Setiap detik yang kamu amati, setiap detik pula kamu paham rasanya. Tuhan tidak benar benar memalingkan apa yang sebenarnya terlihat jelas .
Tuhan hanya memutar waktunya lebih lama sepersekian detik untuk kamu belajar lebih dulu sebelum akhirnya dapat menikmati..
Semoga Tuhan sesegera mungkin memutar dimensi rasa ditempatnya, mengembalikan sesuai waktu dan bendanya..
Sebab ada yang hampir mengeluh dan pasrah..
-sebaik baiknya rasa adalah singkron dengan pemiliknya-
Langganan:
Postingan (Atom)