"seperti bintang-bintang hilang di telan malam, bagai harus melangkah tanpa kutau arah,
lepaskan aku dari derita tak bertepi, saat kau tak disini..
seperti dedaunan berjatuhan di taman, bagaikan debur ombak mampu pecahkan karang,
lepaskan aku dari derita tak berakhir, saat kau tak disini .."
(ajeng-saat kau tak disini)
Jumat, 06 September 2013
sisi lain
dan kamu pun tau bahwa saat ini keadaannya sudah seperti ini ..
bukan lagi mengharapkan yang telah pergi, tapi setidaknya mengetuk kembali hatinya untuk mengintip keadaan diluar yang telah ditinggalkannya.
sebegitu apanya hingga merasa 'empati' pun tidak-
padahal keadaannya sudah semenyedihkan ini..
sadarlah ..
ini sudah teramat menyedihkan dari kebahagiaanmu saat ini, hey..
dan mungkin, rasa marah ini masih ada, saat kesedihan ditukar dengan yang lebih menyedihkan, saat ditinggalkan ditukarkan dengan kehilangan
saya mohon :')
apakah saat ini juga belum dibilang saat yang tepat ?
sudah teramat paham bagaimana rasanya selalu ditinggalkan , bahkan ditinggalkan selamanya ..
harus lebih merasa bagaimana lagi ?
boleh kan meminta sosok yang selalu bisa menguatkan ?
perantaraMu yang bisa menguatkan disini, Allah :'
"sendiri ini teramat parah, sudah cukup rasanya"
sudah teramat paham bagaimana rasanya selalu ditinggalkan , bahkan ditinggalkan selamanya ..
harus lebih merasa bagaimana lagi ?
boleh kan meminta sosok yang selalu bisa menguatkan ?
perantaraMu yang bisa menguatkan disini, Allah :'
"sendiri ini teramat parah, sudah cukup rasanya"
kamu untuk segalanya
butuh kamu untuk membantuku berdiri
butuh kamu untuk mengajakku melangkah
butuh kamu untuk menemaniku berjalan
butuh kamu untuk menunjukan jalannya
butuh kamu untuk menangkapku berlari
butuh kamu untuk menahanku terjatuh
butuh kamu untuk menyembuhkan lukanya
it's everything about you :')
sekarang kamu
masih teramat hijau untuk segera memetik, tampaknya masih harus 'menunggu' lagi lebih lama.
baru saja sembuh dari yang kemarin..
hangatnya kasih memicu rindu yang menggebu,
kaum mu memang pusat dari segala rindu disini..
setidaknya aku mendapat pengganti rindu yang telah hilang selamanya.
jika tidak, perlahan lahan rindu ini semakin menusuk. nyerinya kian hari kian terasa..
"kesendirian dengan kesepian yang klimaks benar benar menguras pabrik air mata dan keteguhan batin" (saya)
baru saja sembuh dari yang kemarin..
hangatnya kasih memicu rindu yang menggebu,
kaum mu memang pusat dari segala rindu disini..
setidaknya aku mendapat pengganti rindu yang telah hilang selamanya.
jika tidak, perlahan lahan rindu ini semakin menusuk. nyerinya kian hari kian terasa..
"kesendirian dengan kesepian yang klimaks benar benar menguras pabrik air mata dan keteguhan batin" (saya)
Rabu, 04 September 2013
teruntuk kamu yang paling paham
siang itu, akhirnya kita bertemu kembali ya mba ? :)
setelah semua yang telah terjadi, terimakasih untuk semuanya, segala-galanya, dan seluruhnya ..
you're the best i've ever had :*
terimakasih rela membagi waktunya untuk sekedar menemani cerita yang menyedihkan ini..
Sang Penenun Luka
dear ayah..
mungkin saat ini aku jarang memanggilmu dengan suara, lebih sering mendengarmu dalam lantunan lagu-lagu rindu, mengucap halus namamu tanpa suara pada Sang Pemilik jiwa yang telah pergi.
ada banyak hal yang belum sempat aku katakan, segala pedih dan perasaan bahagiaku yang selama ini aku simpan..
kalau saja aku bisa, aku ingin saja berbagi sedikit rasa sakit ditinggalkan hati yang telah pergi, putrimu ini telah tumbuh dewaa, bahkan lebih dari yang engkau tau, lebih kuat dari putri bungsumu dulu yang selalu kau beladan kau manjakan dengan sepenuh hati..
rasa semangat dan kuat ini karena aku percaya selamanya engkau tidak akan pernah meninggalkanku, bukan ?
aku bahkan tidak takut seberapa sering aku ditinggalkan oleh hati-hati yang kurang bertanggung jawab, asalkan engkau tetap ada disini dibelakangku,
seberapa sering air mata ini jatuh tidak ada yang jauh lebih berharga dari air mata kehilanganmu.. seberapa sering aku kesepian, tidak ada yang paling sepi saat kehilanganmu untuk selamanya..
bantu aku yah, perlahan-lahan menenun luka yang teramat lebar ini. sakitnya, perihnya sangat bertubi tubi, melebarkan luka yang sebelumnya telah lebar.
tapi jangan khawatir yah, aku masih dapat mengcover semuanya agar terlihat mulus dari depan. karena mereka, mereka yang hanya bisa melihat luka dari depan tentu akan semakin 'jijik' melihatku..
aku tidak ingin terlihat semenyedihkan itu, meskipun tanpamu lagi..
aku ingin sama dengan mereka yang memang mulus tanpa cacat sedikitpun..
rasanya tidak ada yang lebih menyakitkan dari ini yah :'(
i miss you so badly dad :') do you miss me ?
mungkin saat ini aku jarang memanggilmu dengan suara, lebih sering mendengarmu dalam lantunan lagu-lagu rindu, mengucap halus namamu tanpa suara pada Sang Pemilik jiwa yang telah pergi.
ada banyak hal yang belum sempat aku katakan, segala pedih dan perasaan bahagiaku yang selama ini aku simpan..
kalau saja aku bisa, aku ingin saja berbagi sedikit rasa sakit ditinggalkan hati yang telah pergi, putrimu ini telah tumbuh dewaa, bahkan lebih dari yang engkau tau, lebih kuat dari putri bungsumu dulu yang selalu kau beladan kau manjakan dengan sepenuh hati..
rasa semangat dan kuat ini karena aku percaya selamanya engkau tidak akan pernah meninggalkanku, bukan ?
aku bahkan tidak takut seberapa sering aku ditinggalkan oleh hati-hati yang kurang bertanggung jawab, asalkan engkau tetap ada disini dibelakangku,
seberapa sering air mata ini jatuh tidak ada yang jauh lebih berharga dari air mata kehilanganmu.. seberapa sering aku kesepian, tidak ada yang paling sepi saat kehilanganmu untuk selamanya..
bantu aku yah, perlahan-lahan menenun luka yang teramat lebar ini. sakitnya, perihnya sangat bertubi tubi, melebarkan luka yang sebelumnya telah lebar.
tapi jangan khawatir yah, aku masih dapat mengcover semuanya agar terlihat mulus dari depan. karena mereka, mereka yang hanya bisa melihat luka dari depan tentu akan semakin 'jijik' melihatku..
aku tidak ingin terlihat semenyedihkan itu, meskipun tanpamu lagi..
aku ingin sama dengan mereka yang memang mulus tanpa cacat sedikitpun..
rasanya tidak ada yang lebih menyakitkan dari ini yah :'(
i miss you so badly dad :') do you miss me ?
Langganan:
Postingan (Atom)