Senin, 30 Desember 2013

Rangkuman di Penghujung Tahun :")

Saat mencoba memfollow back selama tepat satu tahun ini , terlampau mengiris waktu waktu yang telah lalu..
awal tahun 2013 disukseskan dengan berhasilnya 'keluar' dari zona yang selama ini membelenggukan hati dan pikiran..
pertengahan perjalanan tahun ini, dijumpai sosok yang 'dikira' akan cukup membahagiakan nantinya, miris ternyata malah sebaliknya ..
saat masih merangkak memulihkan keadaan, ternyata harus dihadapkan pada kondisi yang benar benar sulit. Satu pelajaran berharga saat ini, semenyedihkan apapun rasanya itu kehilangan seseorang, tidak ada yang jauh lebih tersayat saat harus kehilangan sosok yang begitu tanpa pamrih mengasihi, menyayangi, mencintai, menjaga, dan peduli. 
Saat beliau pergi tanpa terencana, terduga, dan begitu sangat tiba-tiba, rasanya detik itu juga Tuhan mengambil seluruhnya yang kupunya dalam hidup ini..
beruntungnya masih sempat diizinkan menemani sisa hidup beliau selama beberapa hari, ya walaupun hanya beberapa hari..
Masih dalam kondisi yang sama bahkan tidak lebih baik dari sebelumnya, ternyata Tuhan mencoba sedikit menghibur dengan menghadirkan sosok 'baru' lagi saat ini. Tapi rencana tetaplah rencana yang keberlanjutan nantinya seperti apapun harus diterima sebisa mungkin, ya seperti saat ini :")

"so 2013 is amazing year on my life"
-benar benar belajar menjadi sosok yang teramat tangguh, pedihnya begitu bertubi-tubi-

Minggu, 29 Desember 2013

Lagi Lagi

"Seengganya inge kan sudah puas nemenin sekaligus ngurusin ayah waktu dirumah sakit, kan ? coba, berapa jam inge tidur? dari pagi ketemu pagi lagi? ayah pasti seneng inge ikhlas tulus ngurusin, nemenin ayah", katanya mamih

Jika saja tahu bahwa waktu itu adalah saat saat terakhir kali bisa sedekat ini dengan beliau, rasanya untuk memejamkan satu menit pun tidak akan saya lakukan .. ingin terus dan selalu bisa disamping beliau.. apapun kondisinya, bagaimanapun keadaannya. meskipun fisik tak lagi sanggup, tapi batin ini selalu lebih unggul , seolah tahu bahwa inilah saat saat terakhir mu mengabdi pada sosok yang begitu memberikan inspirasi dikehidupan ..
penyakit yang perlahan lahan menggerogoti tubuhnya nampak terlihat disetiap guratan garis wajahnya, setiap malam, pagi, siang, rasanya mata ini selalu melihat lurus bayangannya, bayangan yang sedang terbaring lemah tak berdaya, dan kemudian benar benar hilang dari pandangan saat ini~

Jumat, 27 Desember 2013

tersipu

"Baru kali ini ngerasa sebahagia ini, sumpah", katanya
kamu tahu ? kata kata itu yang hampir setiap malam membuatku bangga dan senang pada diriku sendiri-

terikat

kenapa semua harus terpaku pada satu keterkaitan keterikatan..
padahal rasa itu semakin mengalir tanpa jeda dengan tanpa keterikatan.
komitmen yang dibangun diawal, seolah bukan lagi perkaranya, perkara dengan atau tanpa hadirnya sebuah komitmen, rasa pun dapat menemui sendiri jalannya.
membebaskan jiwa untuk memilih sendiri belahannya..
tanpa perlu ditulis skenario alur cerita, sesungguhnya rasa itupun dengan mudah dapat bertemu.
setonggak cerita yang telah dibangun sebelumnya tidak kalah bahagianya dengan serintil kebebasan rasa untuk memilih sendiri dimana dia merasa nyaman.

Kamis, 26 Desember 2013

After

terkadang untuk memilih jalan yang dianggap baik pun itu sebenarnya belum tentu baik. 
mungkin lebih tepatnya bukan memilih jalan yang terbaik, tapi menetapkan jalan yang dianggap baik untuk saat ini.
Tuhan memang maha membolak balikan rasa.
rasa yang dulu belum sempat hadir, tiba tiba saja muncul ditengah keputusan yang telah diambil.
kalau sudah begini, sedikit rasa sesal itu pasti sering mampir.
jurus terjitunya jangan sering sering menengok ke belakang :"

Rabu, 25 Desember 2013

quotes

mencintai bukan perkara siapa yang lebih mencintai dan siapa yang kurang dicintai. tapi bagaimana mencintai untuk kebahagiaan bersama, bukan hanya kebahagianmu atau kebahagiannku saja 

Natural

sebagian mungkin tidak paham bahwa ada banyak bentuk dan wujud untuk saling 'bicara' .
sebagian memilih menggunakan melodi, sebagian memlilih untuk bersajak. dan saya memilih untuk menguntainya .
kamu mungkin sedang mulai belajar memahami bagaimana, bukan (?)
dan aku selalu belajar setiap 'kenapa' yang timbul.
takut sekali salah salah mengontrol gejolaknya saat ini.
untuk mengerti dan memahami bukan hanya sekedar tulus, tapi juga perlu ikhlas dan sabar-