Kamis, 31 Oktober 2013

Dua Moment Yang Akan (Terlewati)

Dan lagi lagi terlemahkan saat membayangkan dua peristiwa penting dalam hidup yang akan terjadi saat esok..

Saat berhasil memboyong almamater kebanggan, saat itu saat yang pasti sangat berat, aku jamin .
padahal sebelumnya, membayangkan pasti betapa bahagia dan bangganya beliau pada moment itu sudah kususun rapih dan terencana dalam figura.
sekarang sudah terpecahkan begitu saja, dan belum sanggup menggabungkan lagi pecahan pecahannya.

Dan moment dimana engkau harus melepaskan dan menyerahkan aku pada seseorang yang tentunya kau pilih mampu dan layak menjagaku . Sangat jelas teringat, saat saat dimana engkau begitu amat sangat menjaga, melindungi, memperhatikan gadis bungsunya ini..

masih dengan pertanyaan yang sama ..
Kenapa waktumu begitu singkat untuk hidupku yang belum ada apa apanya ini?
Kenapa harus pergi disaat aku sedang 'akan' tumbuh menjadi kupu kupu ?

Selasa, 29 Oktober 2013

Dua Sisi, Satu Fenomena

Pernah mendengar yang seperti ini ?

(saya yang demikian)
Antara sadar atau tidak, terkadang kamu berada diantaranya . Menurut logika mu, ya kamu sadar . Tapi menurut perasaan, mungkin belum bisa menerimanya .
Pada satu waktu kamu bisa menerima, namun pada saat tertentu kamu kembali berada diantaranya antara sadar dan tidak sadar, antara percaya dan tidak percaya, antara yakin dan tidak yakin saat ini benar benar sudah kehilangan untuk selamanya ..
Apa selama ini masih tertutupi oleh semacam kamuflase kata-kata 'beliau masih ada, di rumah..'
dan lantas kamu kembali menjalani kehidupan kamu seperti biasa seolah tidak sedang terjadi apa apa dan tidak ada yang berubah, sampai ketika ada yang menyadarkanmu..
Kemudian saat itu, kamu tertegun sembari menatap batin berkata "Oh ya, sudah tidak ada lagi.."


(saya disisi yang lain)
Mumpung masih dalam keadaan sadar saat ini, dapat disimpulkan, bahwa 'kamu' (memanggil diri sendiri) hanya berlindung dari sugesti semata untuk tetap menegarkan kamu dan tetap menjalankan hidup mu sebagaimana sebelumnya tanpa pernah terjadi sesuatu. Kamu takut kalau kalau nantinya secara tidak sadar melepas kontrol emosi dengan hal yang tidak diinginkan, karena kamu masih terikat pada norma dan aturan mainnya dari kehidupan yang kamu jalani sekarang. Kamu ingat orang orang tersisa di hidupmu sekarang? terlampau kamu menyayanginya, sehingga kamu harus mencari cara sendiri bagaimanapun caranya agar mereka yang tinggal kamu miliki saat ini tidak lantas ikut meninggalkan kamu, bukan begitu?
Karena sejujurnya ada rasa takut mendalam yang kamu sembunyikan rapat rapat bahwa kamu sangat takut untuk ditinggalkan apalagi seorang diri..
-mungkin sekiranya demikian-

Senin, 28 Oktober 2013

Layak dan Tabu

Membahasakan kamu dalam sekedar kode saja rasanya sulit..
Bukan sulit membahasakannya, tapi sulit menuliskannya .
Kamu seperti hal yang tabu untuk diperbincangkan .
Tapi layak untuk disimpan :)

Ini Kamu (ya) ?

Hey, kamu bukanlah orang sangat menyukai gaya seperti ini bukan ?
Tapi beginilah nyatanya dengan bahasa bahasa yang saya jadikan 'kode'
Yang mungkin kamu belum pernah paham tiap alfabetnya.
Sebab kamu dengan sebenarnya kamu , dan saya dengan sebenar-benarnya saya.

-Ibarat sepotong lirik yang sering kamu nyanyikan tanpa pernah tau bagaimana tangga nadanya-

Tersentil

Kamu adalah ingatan pertama yang muncul disela sela waktu wajibku malam ini :)
Sengaja ku curi untuk sedikit menuliskan bagaimana caranya kau muncul pada tempat yang tidak seharusnya.
Sepenggal bait ternyata menerobos jauh kedalam cerita malam itu, waktu untuk kita pertama kalinya...

Minggu, 27 Oktober 2013

Beliau

Dalam kondisi saat ini, biasanya beliau selalu memberi semangat lewat suara datar penuh makna..
Lewat perhatian singkat gelombang elektromagnetiknya ..
Lewat nama yang disebut saat dihadapanNya
Lewat rindu yang disimpan lubuk batinnya
Lewat harapan dalam cita citanya
Lewat bintang dalam hatinya .

itulah sosok mu, Ayah

Alfabet

Dan akhirnya, kamulah alfabet pertama yang ku temukan setelah beliau pergi :"
meskipun sebelumnya alfabet alfabet yang lain sempat berpapasan, cuma alfabet pertama yang langsung ku temukan tanpa perlu berpapasan dijalan .
mengerti kan ?